
fokuseditor SUKABUMI – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hukum (KPH) Sukabumi Divisi Regional Jawa Barat dan Banten menggelar Rapat Koordinasi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/12/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Perhutani KPH Sukabumi, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Rapat koordinasi menjadi bagian dari implementasi nilai AKHLAK Perum Perhutani, yaitu: Amanah, Kompeten, Harmonis, Adaptif, dan Kolaboratif dalam membangun komunikasi terbuka serta memperkuat sinergi dengan insan pers sebagai mitra strategis penyampai informasi kepada publik.
Kegiatan dihadiri Administratur/Kepala KPH Sukabumi Tofik Hidayat, jajaran Asper dan Kepala Badan Kesatuan Pengamanan Hutan (KBHPH) dan Asisten Perhutani (Asper) di antaranya Asper/KBKPH Sagaranten, Lengkong, Cikawung, Bojonglopang, Jampangkulon, hingga Pelabuhanratu, serta perwakilan PWI Kabupaten Sukabumi.
Administratur/KKPH Sukabumi, Tofik Hidayat, menjelaskan tujuan utama rapat koordinasi adalah membangun kolaborasi dan memperkuat pola komunikasi yang efektif antara Perhutani dan media.
“Selama ini kami memiliki banyak program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk kegiatan eksplorasi kawasan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Namun, karena keterbatasan jejaring, terutama di bidang operasional dan penataan, tidak semua program tersebut tersampaikan secara optimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Tofik, melalui kegiatan diharapkan seluruh pihak, khususnya petugas di lapangan sebagai garda terdepan, memiliki pemahaman utuh terhadap program, tujuan, serta manfaat kebijakan Perhutani. Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada masyarakat menjadi jelas dan tidak menimbulkan keraguan maupun kekhawatiran.
“Harapannya, pesan-pesan positif terkait kebijakan dan program Perhutani dapat tersampaikan secara utuh, membangun kepercayaan publik, serta mendorong dukungan bersama terhadap pengelolaan hutan yang lestari,” tambahnya.
Selain itu, rapat koordinasi juga bertujuan menyamakan persepsi dalam menyikapi dinamika media digital, memperluas wawasan mengenai karakteristik pemberitaan di era teknologi informasi, serta membuka ruang diskusi yang konstruktif antara Perhutani dan wartawan.
Sementara itu, Plt Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Syamsi, mengapresiasi langkah Perhutani KPH Sukabumi yang membuka ruang dialog dan sinergi bersama insan pers.
“Kami mengapresiasi sinergitas yang dibangun Perhutani KPH Sukabumi. Wartawan pada prinsipnya harus tetap independen, namun kolaborasi dalam konteks penyampaian informasi publik yang benar dan berimbang tetap sangat penting,” tegas Nuruddin yang akrab disapa Bah Anom.
Ia menegaskan PWI merupakan organisasi wartawan tertua di Indonesia dan konstituen resmi Dewan Pers. Oleh karena itu, PWI berkomitmen menjalankan amanah profesi jurnalistik sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA), serta kode perilaku wartawan.
“Wartawan harus menjalankan profesinya secara benar dan profesional. Wartawan bukan LSM dan bukan Ormas. Tugas wartawan adalah menyampaikan fakta, mengedukasi publik, serta menjaga independensi dan integritas,” tandasnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Sukabumi dan PWI Kabupaten Sukabumi berharap terjalin kerja sama yang semakin solid dalam menyampaikan informasi pengelolaan hutan kepada masyarakat secara transparan, edukatif, dan bertanggung jawab. (***).
Pewarta : PWI Kab Sukabumi
Editor : Ady Fudjiady.
