
Tangkapan Camera OPPO 18 dariTribunnews.Yutube 12 Agustus 2026.
fokuseditor BANDUNG – Berita oknum Pengacara kondang Hotma Faris Hutafea masih hangat-hangat “tai Ayam” publikpun masih belum puas, karema permasalahan tersebut berahir dengan damai. antara Hotman Faris Hutapea pengacara kondang dengan Ketua Umum PWI PUSAT Munir, di jakarta kemarin.
Kini muncul lagi orang pintar tersebut Oknum Wakil Rrakyat di DPR RI siapa yang tak kenal dengan Wakil Ketua Umum Benny K.Harman, Benny K Harman di gedung DPR diwawacarai sejumlah awak media. Yang dipertanyakan oleh mereka dan diantara sejumlah awak media. Benny melontarkan kata-kata yang patut ducapkan oleh seorang pejabat publik.
Dikutif dari Tirto.id. Anggota Komisi III DPR RI, Benny K. Harman, disorot setelah melontarkan pernyataan yang dinilai merendahkan wartawan. Hal itu terjadi saat Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu memberikan keterangan mengenai ketidakhadiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam beberapa kegiatan kenegaraan saat perayaan hari kemerdekaan.
daniapa yang tidak tahu, bahwa Pers itu adalah pilar keempat DEMOKRASI, Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif, publik kini sudah bahwa, yang 3 itu, yang paling dominan disorot publik, Kenapa? mereka yang duduk di kursi empuk diberbagai lembaga, paling banyak oknum koruptornya.
Mulai dari kalangan pejabat Pemerintahan, Legislatif dan Yudikatif, yang menjadi sorotan publik yang paling besar juga. Sementara Pilar Ke 4 Pers bisa disebut terhitung bersih, kendati ada yang hilaf oknum pers mungkin sangat kecil persentasenya 000,05 kayanya itu juga hanya diperkiraan saja dan belum ada data yang pasti dan benar.
Oleh karena itulah, hukum itu jangan tumpul keatas tajam kebawah, kata kata itu bukan rahasia lagi akan tetapi sudah umum jadi perbingan dikalangan publik. Publik mungkin tidak akan merasa puas jika pelaku yang merendahan Profesi Wartawan itu masuk Bui, dan hanya maling ayam yang gampang dan mudah dijebloskan ke jeruji besi itu. Mereka juga sama dihadapan Hukum akan tetapi didalam prosesnya sanga berbelit belit.
Dan masalah ini publik akan bertanya-tanya, akankah Ketua Umum PWI PUSAT Munir bertindak tegas kepada oknum yang merendahan martabat profesi Wartawan, apakah akan berdamai lagi seperti kasus Hotman FH? Tunggu saja.(***)
Tulisan ini sebuah catatan Redaksi fokuseditor.
Editor : Ady Fudjiady

