
fokuseditor BANDUNG – UPTD Wilayah Pelayanan III Bandung, meliputi Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kota Bandung, dan Kota Cimahi. Dibawah Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Proyek tersebut bisa dibilang cukup besar, karena nilai proyeknya 5 Kiliar lebih.
Mulai dari Personil di tingkat Dinas sampai ke UPTD Wilayah, bukan personil ecek-ecek, mungkin saja bergelah Ir atau Ing dan lainnya yang sederajat. Sudah barang tentu orang-orang yang sudah mumpuni dibidangnya masing-masing. Sanga kecil kemungkinan melakukan kesalahan.
Namun demikian, hasil pantauan di lokasi proyek pergantian jembatan di Jalan Laswi Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Melihat papan nama proyek yang seyogyanya harus dipasang diluar ditempat yang strategis, agar dapat dibaca publik. Diketahui papan nama proyek sebesar itu nilainya justru ditempel pada bangunan dreksi keet.
Dalam keadaan seperti itu, jelas menjadi pertanyaan publik dan jangan masyarak dianggap bodoh, masyarakat zaman kini sudah melek. Mereka bertanya-tanya, apa maksud dari CV. AZ. AZAHRA ABADI sebagai rekanan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat itu. Dan sestinya terbuka, agar diketahui oleh masyarakat luas sebagai Wajib Pajak (WP).
Proyek pergantian Jembatan itu, untuk mendapatkannya tidak semudah yang dibayangkan, akan tetapi harus mendaftarkan perusahhannya untuk mengikuti tender. Mungkin para pengusaha yang ada di Jawa Barat sudah memahami tentang tender. Dan perlengkapannya mulai dari alat yang kecil atau bawah sampai ke alat berat sudah dimiliki. Alat-alat itu dlampirkan dalam pengajuan tender.
Diera Gubernur Jawa Barat Deddi Mulyadi, tidak bisa main kongkalingkong lagi, segalanya haris serba jelas dan terang benderang, tidak seperti zaman dulu bisa disebut asal-asalan. Dalam tender diduga banyak yang bermain dibelakang meja.
Pewarta : Ady Fudjiady.
Editor : Abar Subarna.
