
Screenshoot Fokus Berita via You Tube

Sinopsis:
Setelah penantian panjang hampir lima tahun, Spider-Man: Brand New Day akhirnya tayang juga. Babak baru perjalanan Peter Parker (Tom Holland) telah resmi dimulai.
Setelah Peter Parker ‘dilupakan’ dunia akibat kekacauan semesta, ia kini kembali sebagai pahlawan pemberantas kejahatan. Peter berjuang sendirian dan terus menyembunyikan identitas aslinya. Di sisi lain, ia terus merindukan kekasihnya, Mary Jane (Zendaya). MJ sudah lama melupakan Peter akibat insiden tersebut, dan Peter pun enggan memaksa diri untuk mengungkapkan apa yang terjadi.
Di tengah momen yang penuh kesepian dan memilukan itu, Peter harus menghadapi musuh dengan kekuatan unik. Musuhnya kali ini mampu merasuki manusia dan mengontrol tindakan mereka. Nasib masyarakat New York pun berada dalam bayang-bayang ancaman mengerikan. Peter, dengan kostum Spider-Man-nya, berjuang mati-matian untuk menghentikan musuh bermisi misterius tersebut.
Sembari bergelut dengan musuh nyata, Peter juga harus berdamai dengan dirinya sendiri. Ia harus menghadapi luka-luka masa lalu dan rasa kesepian. Mampukah Peter Parker menghadapi semua itu?
Baca artikel detikpop, “Spider-Man: Brand New Day: Kala Peter Parker Bertarung dengan Kesepian” selengkapnya https://www.detik.com/pop/movie/d-8595914/spider-man-brand-new-day-kala-peter-parker-bertarung-dengan-kesepian.
Review:
Sebagai lanjutan langsung dari Spider-Man: No Way Home (2021), film arahan Destin Daniel Cretton ini banyak menjawab pertanyaan penggemar sang Manusia Laba-Laba. Nasib Peter Parker yang dilupakan oleh teman-temannya diperlihatkan dengan jelas. Peter hadir dengan wajah yang lebih matang. Ia tampak sedikit lebih tua dan lelah, berbeda dengan penampilannya empat tahun lalu saat ia masih muda dan labil.
Sosok Peter Parker kini tampil jauh lebih dewasa dan berotot, membuat citranya sebagai pahlawan super pembasmi kejahatan semakin meyakinkan. Tom Holland tahu betul cara mengisi character development sang hero.
Setiap hari, Peter diceritakan menjalani hari-hari yang terasa monoton: menjalani hidup sebagai pria dewasa, membasmi kejahatan di jalanan, dan rutin stalking akun Instagram teman-teman yang melupakannya. Rutinitas ini ia jalani dengan menanggung rasa sepi yang pekat.
Gara-gara rutinitas tersebut, Peter bahkan sampai bisa dekat dengan salah seorang perwira polisi wanita. Peter bak remaja yang setiap hari mendengar nasihat bibinya. Dengan insting seorang ibu, perwira polisi itu menasihati Peter agar mau bersosialisasi. Namun, Peter lebih memilih jalan sunyi dengan tetap mengisolasi diri.
Namun, situasinya berubah saat Peter menghadapi musuh dengan kekuatan ‘merasuki’. Karakter ini menjadi ancaman serius di Markas Damage Control. Sang musuh bahkan ikut membahayakan MJ. Mau tak mau, Peter harus mendekati MJ yang selama ini berjarak dengannya. Di sini, penonton akan terus menebak-nebak apakah hubungan mereka bisa kembali pulih.
Spider-Man: Brand New Day tentu saja bukan sekadar film yang hanya diisi oleh aksi-aksi bergelantungan khas Spider-Man. Film ini secara dominan menggambarkan dinamika perjalanan emosi Peter Parker. Kadar nilai reflektif pada ceritanya terasa sangat padat. Penonton bisa melihat pergulatan Spider-Man dengan dirinya sendiri.
Situasinya semakin pelik saat kekuatan Peter mengalami kekacauan. Ketajaman indranya meningkat drastis, jaringnya sulit dikendalikan, dan kekuatannya kacau. Masalah ini memaksa Peter untuk membuka diri kepada orang lain.
Kehadiran Dr. Bruce Banner alias Hulk (Mark Ruffalo), Frank Castle alias Punisher (Jon Bernthal), dan Yelena Belova (Florence Pugh) semakin memeriahkan film ini. Mereka tidak sekadar muncul, melainkan memegang kunci penting bagi pengembangan karakter Peter Parker. Sekaligus puzzle untuk kelanjutan Semesta Marvel.
Spider-Man: Brand New Day menjadi tontonan menarik bagi siapa pun yang ingin menikmati keseruan sekaligus cerita yang hangat. Film ini tak pernah lepas dari napas moral Spider-Man yang selalu mengingatkan kita tentang pentingnya nilai persahabatan, keluarga, cinta, dan kemanusiaan. Lewat film ini, kita melihat bahwa hari yang baru bisa dimulai ketika kesepian dan kepiluan telah dihadapi dengan berani. Sebab, mengalahkan diri sendiri adalah perjuangan yang tak pernah mudah.
Film ini sudah bisa disaksikan di jaringan bioskop Indonesia.

Tom Holland dan Zendaya telah menikah secara resmi, namun resepsi pernikahan mereka belum dilangsungkan dan akan diadakan di Inggris pada akhir musim panas, menurut informasi anonim yang diterima oleh DeuxMoi. Pernikahan rahasia ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Tom Holland saat tur pers film The Odyssey dan Spider-Man: Brand New Day, meskipun tidak ada foto atau bukti visual yang bocor ke publik. Acara pernikahan tersebut dilaporkan berlangsung secara intim dengan hanya dihadiri oleh keluarga dan teman dekat. Namun, resepsi pernikahan yang lebih besar masih ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Salah satu penggemar di platform X menyatakan, “Masih ada harapan untuk melihat gaun pengantin” sebagai tanda antisipasi terhadap acara resepsi yang akan datang. Penggemar lain berkomentar mengenai absennya cincin kawin pada Tom Holland, “Mereka belum menikah secara resmi, itu sebabnya Tom tidak memakai cincin,” sementara yang lain percaya bahwa pasangan itu sudah menikah secara hukum namun belum merayakannya secara publik.
(Sumber : Detikcom dan Fokus Berita)

